Pair of Vintage Old School Fru
TASQUDS
Islamic Mobile Site
Blog

Menangkal Panah Iblis

Abu Sulaiman Amman Abdurrahman

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan bahwa wanita adalah panah iblis yang paling tepat sasaran. Seperti yang sudah dimaklumi bahwa fitnah perempuan adalah fitnah yang paling berbahaya bagi laki-laki. Banyak sekali pria yang terperdaya dengannya, dirinya di perbudak dengan cinta yang haram, hatinya tak mampu melupakannya serta gejolak yang tak bia di redam .

Bagaimana caranya supaya dia bisa terlepas dari tali perbudakan asmara? jika anda orang di perbudak itu ikutilah cara yang di lontarkan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah.

Pertama: Anda harus cepat menikah, karena menikah adalah salah satu cara yang bisa meredam gejolak itu bahkan bisa menyalurkannya, karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا نَظَرَ أَحَدُكُمْ إِلَى مَحَاسِنِ امْرَأَةٍ فَلْيَأْتِ أَهْلَهُ فَإِنَّمَا مَعَهَا مِثْلُ مَا مَعَهَا

“Jika seseorang di antara kalian melihat kecantikan perempuan maka hendaklah dia mendatangi istrinya, karena apa yang dia (perempuan itu) miliki seperti apa yang di punyai istrinya”. (HR Muslim no: 10 Kitab An Nikah)

Kedua: Selalu menjaga shalat yang lima waktu dengan berjamaah, berdoa memohon kepada Allah ta’ala dengan khusyu dan ikhlash di waktu dini hari agar memalingkan hatinya dari fitnah itu dan hendaklah dia memperbanyak do’a ini :

يَا مُقَلِّبَ اْلقُلُوْبِ ثَبَّتْ قَلْبِيْ عَلَى دِيْنِكَ يَا مُصَرِّفَ الْقُلُوْبِ صَرِّفْ قَلْبِيْ إِلَى طَاعَتِكَ وَطَاعَةِ رَسُوْلِكَ

“Ya Allah yang membolak-balikkan hati teguhkanlah hati saya di atas Agama-Mu. Ya Allah yang mengatur hati palingkankanlah hati saya agar taat kepada-Mu dan taat kepada Rasul-Mu”.

Karena jika dia terus berdoa memohon kepada-Nya dan tak bosan-bosan memintanya dengan ikhlash dan khusyu pasti Allah akan memalingkan hatinya dari fitnah itu, Allah ta’ala berfirman:

كَذَلِكَ لِنَصْرِفَ عَنْهُ السُّوءَ وَالْفَحْشَاءَ إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُخْلَصِيْنَ

“Demikianlah, agar kami memalingkan daripadanya kemungkaran dan kekejian. Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba-hamba Kami yang terpilih. (Yusuf 24)

Ketiga: Menjauhi tempat tinggal orang itu dan menjauhi dari berkumpul dengannya atau dengan orang yang bisa mengingatkannya, sehingga tak pernah lagi mendengar akan kabarnya, juga membuang segala sesuatu yang bisa mengingatkan akan dia seperti, surat, foto dll karena jauh dari itu semua membuat hubungan menjadi renggang dan kering dan pada akhirnya hilang.

Cobalah, dan rasakanlah perubahan yang terjadi.

(Abu Sulaiman Aman Abdurrahan)

Back to posts